Posted by: lidyaoctarina | September 22, 2010

Apa dampak bagi retailer ketika menggunakan RFID?

RFID (Radio Frequency Identification) adalah sebuah sarana yang menggunakan frekuensi radio untuk menyimpan dan mengambil data jarak jauh. Kemungkinan RFID ini bisa menggantikan barcode. Hal ini membuka peluang bagi para retailer di Indonesia untuk mengubah sistem penjualan menggunakan barcode menjadi menggunakan RFID. Disini saya ingin membahas apa saja dampak positip dan negative yang terjadi apabila retailer yang ada di Indonesia mengganti barcode yang biasa digunakan dengan RFID.

RFID

RFID Tag

Dampak positip yang dirasakan oleh retailer adalah:

  1. proses pembayaran menjadi lebih cepat dan efisien, karena barang-barang yang dijual yang telah ditempel RFID dapat langsung terdeteksi setelah melewati sensor. Proses ini termasuk otomatis mengenali jumlah barang yang dibeli dan total harganya. Karena otomatis, dapat mengurangi tenaga kerja di bagian kasir.
  2. Tag RFID sangat mudah dipasang di produk-produk yang dijual. Sehingga mempermudah pengenalan produk yang dibeli oleh customer.
  3. Pegawai toko tidak perlu men-scan satu persatu produk yang dibeli, karena tag RFID dibaca melalui RFID Reader.
  4. Teknologi RFID lebih baik dibandingkan barcode dimana RFID tidak mudah direplikasi. Oleh karena itu, tingkat keamanannya lebih tinggi.
  5. Karena tingkat keamanan RFID yang tinggi, retailer dapat lebih mudah mengontrol penjualan produk-produk mereka terutama menjual produk-produk yang mahal, karena ketika tag RFID dipasang di produk-produk tersebut, alarm akan otomatis berbunyi jika produk diambil dengan tidak legal dari retailer.
  6. Kapasitas penyimpanan RFID yang besar dibandingkan dengan barcode, sehingga mempermudah menyimpan detail produk dengan lebih lengkap.

Sedangkan dampak negative yang dirasakan oleh retailer ketika adalah:

  1. Dari segi biaya, akan menambah biaya yang diperlukan oleh retailer ketika retailer tersebut mengganti sistem dari barcode ke RFID. Karena harga barcode masih lebih murah dibandingkan RFID.
  2. Pembacaan RFID dapat gagal apabila tag RFID dipasang pada produk berbahan metal dan liquid, jadi memungkinkan produk yang dibeli tidak dapat dibaca oleh RFID Reader. Sehingga akan membuat kerugian bagi retailer.
  3. Teknologi RFID masih terus dikembangkan  dan reader RFID di design untuk mengenali hanya beberapa tag RFID dari pabrik tertentu. Oleh karena itu, retailer akan sangat bergantung pada beberapa pabrik tertentu.
  4. Keberadaan tower untuk mobile phone akan menjadi penghalang untuk gelombang radio RFID, hal ini akan menimbulkan masalah bagi para retailer yang ada di Indonesia yang menggunakan RFID.

Sekian pembahasan dari saya, semoga bermanfaat😉

Posted by: lidyaoctarina | September 1, 2010

Forever21 dan WetSeal

Lagi isenk-isenk nih browsing di web, pas deh ketemu web-nya Forever 21 dan WetSeal.

Forever 21

Forever 21 sendiri adalah retailer pakaian yang berasal dari Amerika. Pas liat web nya, isinya sangat lengkap, walaupun simple, namun web ini mampu membuat saya berlama-lama melihat isinya, karena tidak rumit dan banyak variasi produk. Web ini menjual pakaian, aksesoris, perhiasan. Ketika membuka web Forever 21, seakan-akan kita bisa melihat 5 buah toko di dalamnya, yang sebenarnya adalah brand Forever 21 yang berbeda yaitu Forever 21, Heritage 1981, HTG 81 KIDS, Twelve by Twelve dan 21MEN. Masing-masing toko memiliki keunikannya sendiri, mulai dari jenis produk dan target market mereka. Contohnya Forever 21 memiliki busana yang chic, dan  contemporary seperti dress, jeans, sweater dengan target market wanita yang berumur sekitar 21 – 25 tahun. Di Heritage lebih banyak menjual busana yang casual, seperti sweater, dress, kaos atau busana yang oldish namun tetep stylish😉 dengan target market wanita berumur 20-an tahun. Di HTG 81 KIDS, menjual busanan yang beragam bagi anak laki-laki dan perempuan berumur 8 – 12 tahun. Di Twelve by Twelve, busana yang ditawarkan lebih glamour dan tidak biasa seperti yang ditawarkan di brand Forever 21, lebih chic dengan target market wanita berumur berkisar 20 tahun ke atas. Dan di 21 MEN, target market mereka adalah para laki-laki muda dengan busana yang casual seperti outerwear, sweater dan sebagainya. Dari tampilan, di tiap home, ditampilkan satu gambar besar orang yang memakai pakaian mereka. Model yang memakai pakaian adalah target market mereka, jika di 21 MEN model mereka adalah laki-laki muda, di HTG 81 KIDS modelnya adalah anak-anak berumur 8 -12 tahun dan sebagainya. Rata-rata pakaian yang dijual, semuanya ditampilkan bersama dengan model mereka, baik orang atau patung. Selain itu pakaian yang dijual diberikan tampak depan, belakang, samping dan difoto dalam jarak dekat. Di web tersedia pilihan untuk memilih pakaian berdasarkan harga, dan ukuran busana.

WetSeal

WetSeal sendiri adalah retailer yang juga menjual busana bagi para wanita muda. Di dalam web mereka, busana yang ditawarkan juga termasuk lengkap, hanya saja yang berbeda dengan Forever 21 adalah WetSeal hanya memiliki target market para wanita muda, sehingga tidak ada deh baju buat kaum pria dan anak-anak😛. Oleh karena itu, ketika melihat web-nya, pembagian produk berdasarkan jenis busana. Berbeda dengan forever 21 yang membedakan dari target market mereka kemudian baru dipilah berdasar jenis busana. Jenis busana yang mereka tawarkan adalah dress, jacket, sweater. Dan tiap busana, diberikan hanya tampak depan dan tampak belakang produk. Tapi untuk tampilan melihat bahan busana, mereka menyediakan kursor seperti kaca pembesar, dimana kalo kursor diarahkan ke busana, maka bahan busana akan terlihat dengan jelas. Di WetSeal, kamu bisa men-sort busana berdasarkan harga, yang paling disukai atau best-seller, ukuran serta warna. Keunikan lainnya yang dimiliki oleh WetSeal adalah web ini menampilkan harga dari baju yang dijual berdasarkan mata uang Negara yang dipilih. Pada saat saya membuka web ini, web secara otomatis mengeluarkan harga dalam IDR. Jika kamu berminat mengganti mata uang negara, cukup meng-klik “Change Country” dan memilih negaranya.

Jika dibandingkan kedua web tersebut, memiliki kesamaan yaitu sama-sama menjual busana, aksesoris. Jenis produk yang dijual juga ditargetkan untuk konsumen kelas menengah. Sama-sama diberikan akses pencarian produk yang diinginkan. Kedua-duanya memiliki layanan customer service. Para customer yang mengunjungi web dapat membuat account di web sehingga bisa mendapatkan informasi produk yang dikirim melalui web.

Perbedaannya adalah pada Forever 21, memiliki 5 buah brand sedangkan pada WetSeal hanya memiliki 1 brand saja. Pada Forever 21, disediakan web dalam bahasa Korea dan Japan.Selain itu, Forever 21 menyediakan track order, jadi kamu dapat melihat status dari produk sesuai dengan nomor produk yang diinput dan akan dikirimkan ke email kamu yang sudah diregistrasikan, sedangkan di WetSeal tidak tersedia layanannya. Dan untuk busana lebih banyak variasi dari segi pemakai, yaitu ada anak-anak, pria dan wanita dibandingkan dengan WetSeal yang hanya menargetkan konsumen mereka hanya untuk wanita muda. Kelebihan dari WetSeal adalah WetSeal memberikan daftar harga produk dalam satuan mata uang yang berbeda-beda, jadi lebih cepat karena tidak perlu mengkonversi mata uang lain ke rupiah. Sedangkan dari Forever21, sort produk lebih dinamis disbanding dengan WetSeal. Misal, produk yang dicari adalah jeans, pencariannya adalah melalui bahan dan jenis jeansnya, apakah yang fit atau standard jeans.

Ok, sekian ulasan saya, semoga bermanfaat😉

Posted by: lidyaoctarina | August 18, 2010

Find news based on your location within a minute

Seperti yang kita ketahui sekarang ini banyak sekali smartphone yang telah dirilis seperti iPhone, BlackBerry, dsbnya dan Operating System yang dipakai pada smartphone juga beragam seperti Android, BlackBerry OS, Symbian OS.

Aplikasi yang disediakan pada smartphone juga banyak jenisnya mulai dari yang harus dibayar sampai dengan yang gratis. Pelayanan yang didapatkan oleh aplikasi-aplikasi tersebut membuat hidup manusia lebih efisien dalam aktivitas sehari-hari.

Salah satu aplikasi yang dapat dilihat melalui smartphone adalah Google Earth. Saya paling suka melihat Google Earth, yang dapat memetakan bumi, seperti pada gambar di bawah ini:

Dari sini, saya berpikiran bagaimana jika ada aplikasi yang dapat menyediakan pelayanan pemberian info berita yang up to date kepada pengguna smartphone. Info yang diberikan berdasarkan range lokasi dimana kita berada. Misalnya saya sedang berada di daerah Tanjung Duren dan dan saya ingin mengetahui berita yang terjadi di daerah sekitar saya. Dari smartphone,saya akan memasukkan range lokasi berita yang saya inginkan , misal 10 km dari lokasi saya berada. Maka akan ditampilkan berita-berita up-to date yang ada disekitar sana dengan cepat. Berita dapat berupa cuaca (banjir, laporan cuaca) , event-event khusus di mall, tawuran, keadaan lalu lintas. Jadi ketika saya berada di dalam gedung, saya masih bisa mengetahui kondisi di daerah sekitar saya. Jadi gak pernah ketinggalan info deh… Berita ditampilkan sesuai dengan range lokasi yang diinput.

Selain itu, user juga dapat mencari lokasi beberapa tempat public sesuai dengan pilihan mereka, seperti rumah sakit, bioskop, restoran dan lain-lain yang berada pada range lokasi yang diinput. User bisa mendapatkan info, lokasi terdekat tempat public yang dipilih oleh user. Kemudian tak lupa, ditampilkan berita mengenai tempat public yang sudah dipilih secara lebih spesific, misalnya adanya event yang diadakan disana, pelayanan di rumah sakit tersebut, dan lain-lain

Posted by: lidyaoctarina | August 11, 2010

WiMAX Technology

WiMAX (Worldwide Interoperability for Microwave Access) adalah teknologi wireless next generation yang memiliki akses mobile internet dengan kecepatan yang tinggi dengan menggunakan peralatan seperti notebook PC, smartphones,  alat-alat seperti kamera,handset, camcorder, music players dan sebagainya. Teknologi WiMax diimplementasikan sesuai standar IEEE 802.16. Secara teori WiMAX memiliki kecepatan sekitar 45 MB/s. Penggunaan di rumah biasanya mencapai 10 MB/s. Dan untuk mobile memiliki kecepatan yang lebih rendah, yaitu sekitar 3 sampai 6 MB/s. Dan secara teori jarak rentang WiMAX adalah 50 km, tapi pada saat penggunaannya sekitar 10 km.

Lalu apa bedanya dengan 3G Technology? Seperti yang kita tahu, 3G Technology juga merupakan technology wireless yang memungkinkan untuk mentransfer data dan suara. Teknologi 3G ini banyak dipakai oleh telepon mobile. Kecepatan 3G adalah:

  • Sebesar 144 Kbps untuk kondisi bergerak cepat (mobile).
  • Sebesar 384 Kbps untuk kondisi berjalan (pedestrian).
  • Sebesar 2 Mbps untuk kondisi statik di suatu tempat.

Ternyata yang menjadi pembeda dari keduanya adalah standard dan metode yang digunakan dalam mentransfer data, baik dalam kecepatan maupun arsitekturnya

Berikut pembahasannya:

  1. Fitur
  2. Jaringan 3G didesain untuk mentransfer data dan suara ,namun WiMAX hanya digunakan untuk mentransfer data.

  3. Fungsi
  4. Pada jaringan 3G, pengiriman data dan suara berjalan dari tower ke tower seperti individual yang sedang bergerak. Sedangkan jaringan WiMAX lebih menyerupai fungsi jaringan WiFi yang besar dan berintegrasi dengan single access point.

  5. Luas cakupan jaringan
  6. Jaringan 3G lebih luas cakupannya dibandingkan dengan WiMAX, sehingga para pengguna 3G lebih nyaman melakukan transfer data ketika travelling karena sinyalnya yang terpercaya.

    WiMAX tidak melakukan koneksi secara otomatis seperti yang dilakukan oleh 3G. Ketika jaringan WiMAX kehilangan sambungan dengan tower WiMAX, kita harus mencari tower lainnya untuk membuat koneksi ulang.

  7. Kecepatan
  8. Jaringan 3G memiliki limit kecepatan download sebesar 15Mb/s sedangkan jaringan WiMAX mobile, yang biasa dikenal dengan 802.16E memiliki kecepatan sebesar 20 Mb/s. Ada juga jaringan fixed WiMAX(802.16D ) yang menawarkan kecepatan sampai 70 Mb/s.

  9. Standar yang digunakan
  10. Teknologi WiMAX diimplementasikan sesuai dengan standar IEEE 802.16, sedangkan 3G memiliki standar WCDMA, CDMA2000

Jika WiFi dibandingkan dengan WiMAX, sebenarnya memiliki performance yang hampir sama,  yaitu menggunakan hotspot  untuk mengakses internet melalui notebook, PDA, atau gadget lainnya. Akan tetapi WiMAX memiliki beberapa perbedaan yang menjadi keunggulannya dibandingkan dengan WiFi, sebagai berikut:

  • Coverage Area
  • Luas jangkauan jaringan Wifi bisa menjangkau dengan radius sekitar 30 meter sedangkan WiMAX memiliki jangkauan dengan maksimal radius 50 km.

  • Standar yang digunakan
  • Teknologi WiMax diimplementasikan sesuai standar IEEE 802.16, dimana standar ini merupakan pengembangan dari IEEE 802.11 yang merupakan acuan standarisasi WiFi.

  • Kecepatan transfer data.
  • Dari segi kemampuan menghantarkan data, WiMAX memiliki kecepatan sebesar 70 Mb/s, sedangkan Wifi  sebesar 11 Mb/s.

    Setelah mengetahui perbedaan dari masing-masing metode koneksi internet di atas, berikut adalah keunggulan dan kerugiannya masing-masing :

    WiMAX WiFi 3G
    Keuntungan
    • Memiliki transfer data dengan kecepatan tinggi
    • Memiliki infrastruktur yang mudah dan fleksibel sehingga memberikan jaringan yang reliable.
    • Dapat mengakses internet di rumah /mana saja selama berada dalam jangkauan
    • Hotspot WiFi sekarang  banyak ditemukan di airport, hotel, restoran, toko kopi sehingga mempermudah akses internet.
    • Mempermudah aktivitas sehari-hari manusia seperti shopping, booking hotel atau restoran
    • Kemampuan video calling dengan menggunakan telepon
    • Pengguna akan mendapatkan kualitas pelayanan yang tinggi seperti kualitas suara yang baik, koneksi internet mobile yang cepat
    Kerugian
    • Pada saat hujan, cuaca akan mengganggu sinyal dari WiMAX mengakibatkan sinyal menjadi buruk atau terhenti
    • Penggunaan alat wireless lainnya dalam jaringan WiMAX akan mengganggu pertukaran data yang terjadi
    • Keamanan dapat diserang
    • Penerimaan wireless berbeda-beda, tergantung dimana Anda berada. Walaupun berada dalam jangkauan wireless, belum tentu Anda mendapat koneksi internet
    • Harga yang mahal (teknologi dan biaya maintenance yang lebih tinggi)
    • Boros baterai.

    Being prepared is half the battle.

    If you are one of those executive types unhappy at your present post and embarking on a New Year’s resolution to find a new one, here’s a helping hand. The job interview is considered to be the most critical aspect of every expedition that brings you face-to- face with the future boss. One must prepare for it with the same tenacity and quickness as one does for a fencing tournament or a chess match.

    This article has been excerpted from “PARTING COMPANY: How to Survive the Loss of a Job and Find Another Successfully” by William J. Morin and James C. Cabrera. Copyright by Drake Beam Morin, inc. Publised by Harcourt Brace Jovanovich.

    Morin is chairman and Cabrera is president of New York-based Drake Beam Morin, nation’s major outplacement firm, which has opened offices in Philadelphia.

    1. Tell me about yourself.

    Since this is often the opening question in an interview, be extracareful that you don’t run off at the mouth. Keep your answer to a minute or two at most. Cover four topics: early years, education, work history, and recent career experience. Emphasize this last subject. Remember that this is likely to be a warm-up question. Don’t waste your best points on it.

    2. What do you know about our organization?

    You should be able to discuss products or services, revenues, reputation, image, goals, problems, management style, people, history and philosophy. But don’t act as if you know everything about the place. Let your answer show that you have taken the time to do some research, but don’t overwhelm the interviewer, and make it clear that you wish to learn more.

    You might start your answer in this manner: “In my job search, I’ve investigated a number of companies.

    Yours is one of the few that interests me, for these reasons…”

    Give your answer a positive tone. Don’t say, “Well, everyone tells me that you’re in all sorts of trouble, and that’s why I’m here”, even if that is why you’re there.

    3. Why do you want to work for us?

    The deadliest answer you can give is “Because I like people.” What else would you like-animals?

    Here, and throughout the interview, a good answer comes from having done your homework so that you can speak in terms of the company’s needs. You might say that your research has shown that the company is doing things you would like to be involved with, and that it’s doing them in ways that greatly interest you. For example, if the organization is known for strong management, your answer should mention that fact and show that you would like to be a part of that team. If the company places a great deal of emphasis on research and development, emphasize the fact that you want to create new things and that you know this is a place in which such activity is encouraged. If the organization stresses financial controls, your answer should mention a reverence for numbers.

    If you feel that you have to concoct an answer to this question – if, for example, the company stresses research, and you feel that you should mention it even though it really doesn’t interest you- then you probably should not be taking that interview, because you probably shouldn’t be considering a job with that organization.

    Your homework should include learning enough about the company to avoid approaching places where you wouldn’t be able -or wouldn’t want- to function. Since most of us are poor liars, it’s difficult to con anyone in an interview. But even if you should succeed at it, your prize is a job you don’t really want.

    4. What can you do for us that someone else can’t?

    Here you have every right, and perhaps an obligation, to toot your own horn and be a bit egotistical. Talk about your record of getting things done, and mention specifics from your resume or list of career accomplishments. Say that your skills and interests, combined with this history of getting results, make you valuable. Mention your ability to set priorities, identify problems, and use your experience and energy to solve them.

    5. What do you find most attractive about this position? What seems least attractive about it?

    List three or four attractive factors of the job, and mention a single, minor, unattractive item.

    6. Why should we hire you?

    Create your answer by thinking in terms of your ability, your experience, and your energy. (See question 4.)

    7. What do you look for in a job?

    Keep your answer oriented to opportunities at this organization. Talk about your desire to perform and be recognized for your contributions. Make your answer oriented toward opportunity rather than personal security.

    8. Please give me your defintion of [the position for which you are being interviewed].

    Keep your answer brief and taskoriented. Think in in terms of responsibilities and accountability. Make sure that you really do understand what the position involves before you attempt an answer. If you are not certain. ask the interviewer; he or she may answer the question for you.

    9. How long would it take you to make a meaningful contribution to our firm?

    Be realistic. Say that, while you would expect to meet pressing demands and pull your own weight from the first day, it might take six months to a year before you could expect to know the organization and its needs well enough to make a major contribution.

    10. How long would you stay with us?

    Say that you are interested in a career with the organization, but admit that you would have to continue to feel challenged to remain with any organization. Think in terms of, “As long as we both feel achievement-oriented.”

    11. Your resume suggests that you may be over-qualified or too experienced for this position. What’s Your opinion?

    Emphasize your interest in establishing a long-term association with the organization, and say that you assume that if you perform well in his job, new opportunities will open up for you. Mention that a strong company needs a strong staff. Observe that experienced executives are always at a premium. Suggest that since you are so wellqualified, the employer will get a fast return on his investment. Say that a growing, energetic company can never have too much talent.

    12. What is your management style?

    You should know enough about the company’s style to know that your management style will complement it. Possible styles include: task oriented (I’ll enjoy problem-solving identifying what’s wrong, choosing a solution and implementing it”), results-oriented (“Every management decision I make is determined by how it will affect the bottom line”), or even paternalistic (“I’m committed to taking care of my subordinates and pointing them in the right direction”).

    A participative style is currently quite popular: an open-door method of managing in which you get things done by motivating people and delegating responsibility.

    As you consider this question, think about whether your style will let you work hatppily and effectively within the organization.

    13. Are you a good manager? Can you give me some examples? Do you feel that you have top managerial potential?

    Keep your answer achievementand ask-oriented. Rely on examples from your career to buttress your argument. Stress your experience and your energy.

    14. What do you look for when You hire people?

    Think in terms of skills. initiative, and the adaptability to be able to work comfortably and effectively with others. Mention that you like to hire people who appear capable of moving up in the organization.

    15. Have you ever had to fire people? What were the reasons, and how did you handle the situation?

    Admit that the situation was not easy, but say that it worked out well, both for the company and, you think, for the individual. Show that, like anyone else, you don’t enjoy unpleasant tasks but that you can resolve them efficiently and -in the case of firing someone- humanely.

    16. What do you think is the most difficult thing about being a manager or executive?

    Mention planning, execution, and cost-control. The most difficult task is to motivate and manage employess to get something planned and completed on time and within the budget.

    17. What important trends do you see in our industry?

    Be prepared with two or three trends that illustrate how well you understand your industry. You might consider technological challenges or opportunities, economic conditions, or even regulatory demands as you collect your thoughts about the direction in which your business is heading.

    18. Why are you leaving (did you leave) your present (last) job?

    Be brief, to the point, and as honest as you can without hurting yourself. Refer back to the planning phase of your job search. where you considered this topic as you set your reference statements. If you were laid off in an across-the-board cutback, say so; otherwise, indicate that the move was your decision, the result of your action. Do not mention personality conflicts.

    The interviewer may spend some time probing you on this issue, particularly if it is clear that you were terminated. The “We agreed to disagree” approach may be useful. Remember hat your references are likely to be checked, so don’t concoct a story for an interview.

    19. How do you feel about leaving all your benefits to find a new job?

    Mention that you are concerned, naturally, but not panicked. You are willing to accept some risk to find the right job for yourself. Don’t suggest that security might interest you more than getting the job done successfully.

    20. In your current (last) position, what features do (did) you like the most? The least?

    Be careful and be positive. Describe more features that you liked than disliked. Don’t cite personality problems. If you make your last job sound terrible, an interviewer may wonder why you remained there until now.

    21. What do you think of your boss?

    Be as positive as you can. A potential boss is likely to wonder if you might talk about him in similar terms at some point in the future.

    22. Why aren’t you earning more at your age?

    Say that this is one reason that you are conducting this job search. Don’t be defensive.

    23. What do you feel this position should pay?

    Salary is a delicate topic. We suggest that you defer tying yourself to a precise figure for as long as you can do so politely. You might say, “I understand that the range for this job is between $______ and $______. That seems appropriate for the job as I understand it.” You might answer the question with a question: “Perhaps you can help me on this one. Can you tell me if there is a range for similar jobs in the organization?”

    If you are asked the question during an initial screening interview, you might say that you feel you need to know more about the position’s responsibilities before you could give a meaningful answer to that question. Here, too, either by asking the interviewer or search executive (if one is involved), or in research done as part of your homework, you can try to find out whether there is a salary grade attached to the job. If there is, and if you can live with it, say that the range seems right to you.

    If the interviewer continues to probe, you might say, “You know that I’m making $______ now. Like everyone else, I’d like to improve on that figure, but my major interest is with the job itself.” Remember that the act of taking a new job does not, in and of itself, make you worth more money.

    If a search firm is involved, your contact there may be able to help with the salary question. He or she may even be able to run interference for you. If, for instance, he tells you what the position pays, and you tell him that you are earning that amount now and would Like to do a bit better, he might go back to the employer and propose that you be offered an additional 10%.

    If no price range is attached to the job, and the interviewer continues to press the subject, then you will have to restpond with a number. You cannot leave the impression that it does not really matter, that you’ll accept whatever is offered. If you’ve been making $80,000 a year, you can’t say that a $35,000 figure would be fine without sounding as if you’ve given up on yourself. (If you are making a radical career change, however, this kind of disparity may be more reasonable and understandable.)

    Don’t sell yourself short, but continue to stress the fact that the job itself is the most important thing in your mind. The interviewer may be trying to determine just how much you want the job. Don’t leave the impression that money is the only thing that is important to you. Link questions of salary to the work itself.

    But whenever possible, say as little as you can about salary until you reach the “final” stage of the interview process. At that point, you know that the company is genuinely interested in you and that it is likely to be flexible in salary negotiations.

    24. What are your long-range goals?

    Refer back to the planning phase of your job search. Don’t answer, “I want the job you’ve advertised.” Relate your goals to the company you are interviewing: ‘in a firm like yours, I would like to…”

    25. How successful do you you’ve been so far?

    Say that, all-in-all, you’re happy with the way your career has progressed so far. Given the normal ups and downs of life, you feel that you’ve done quite well and have no complaints.

    Present a positive and confident picture of yourself, but don’t overstate your case. An answer like, “Everything’s wonderful! I can’t think of a time when things were going better! I’m overjoyed!” is likely to make an interviewer wonder whether you’re trying to fool him . . . or yourself. The most convincing confidence is usually quiet confidence.

    Posted by: lidyaoctarina | August 4, 2010

    Tips n Trik Belanja Online

    Ini ada sedikit sharing dari saya untuk membantu teman-teman yang ingin belanja online. Kebetulan saat ini saya sedang ingin membeli handphone secara online😀

    1. Ini yang paling penting. . Tentukan dulu budget yang dimiliki, kisarannya berapa uang yang akan dikeluarkan untuk membeli. Angka ini hanya sebagai pegangan, daripada nanti pada saat memilih tergiur  dan lupa diri hehe..
    2. Karena yang ingin saya beli adalah handphone. Saya list satu per satu spesifikasi dari handphone yang ingin saya miliki , misalnya ada auto focus camera, touch screen, personal organizer, atau memank hanya membeli untuk dipakai telepon saja. Tapi ingat saat men-list kan, lihat kembali ke nomor 1, budget, jangan sampai budgetnya rendah, tapi spesifikasi yang dikehendaki juga terlampau banyak😀
    3. Kemudian kita masuk deh ke Bhinneka. Disini adalah web yang menjual barang-barang elektronik, mulai dari handphone, computer, software dan lain-lain. Menurut saya, termasuk lengkap.
    4. Di bhinneka, kamu bisa melihat2 jenis-jenis barang elektronik yang ingin dibeli, disini sudah tertera harga, spesifikasi dan review dari barang yang dijual. Jadi tinggal dipilih saja yang sesuai.
    5. Tapi karena pada saat memilih, saya merasa reviewnya masih kurang lengkap, saya mencari review dari web lain seperti GsmArena. Menurut saya, disini banyak opini dari para pemakai HP,, jadi bisa dipakai sebagai masukan juga. Untuk review harga, lebih baik dibandingkan dahulu dengan website lain atau dengan website resmi, misal kalau saya ingin membeli  HP merk NOKIA, saya akan menuju ke website resmi NOKIA Indonesia, dan mencek harga ponsel yang diinginkan.
    6. Masih bingung dan pusink karena memiliki pilihan lebih dari satu? Di bagian tengah , ada tombol “compare”, jadi kamu bisa membandingkan pilihan-pilihan kamu tersebut dan dicari yang paling sesuai.
    7. Jika sudah yakin dengan tipe yang dipilih berdasarkan pertimbangan yang sudah dibuat, bisa meng-klik tombol “beli” yang tersedia di bagian kanan tiap produk yang ada. Setelah itu, kamu akan masuk ke bagian shopping cart. Jika meng-klik “next step”, maka akan ditampilkan data pengiriman, pembayaran, jika berhasil akan ditampilkan konfirmasi. Untuk pembayaran, bisa melalui klikBCA, atau tranfer ke rekening Bhinneka milik Bank Mandiri, BCA, dan BNI.

    Dengan belanja online, banyak sekali keuntungan yang bisa didapat oleh kita, seperti pencarian informasi produk yang lebih lengkap, lebih santai dan teliti dalam memilih, barang diantar langsung ke tempat jadi ga perlu cape-cape buat keliling, mau mencari produk yang diinginkan pun bisa setiap saat, selama memiliki koneksi internet😛.

    Ya sekian sharing dari saya.. cukup mudah bukan ? Selamat mencoba yah.. =)

    Categories